Arief Hidayat Perda Pesantren Harus Berdampak Nyata, Fraksi PDI Perjuangan Siap Mengawal Implementasi

admin | 08 July 2026 | Legislatif

PROBOLINGGO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penguatan pesantren sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, dan kehidupan sosial keagamaan di Kabupaten Probolinggo. Komitmen tersebut tidak berhenti pada proses pembahasan dan pengesahan Peraturan Daerah (Perda), tetapi akan terus diwujudkan melalui fungsi pengawasan dan pengawalan implementasi kebijakan agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Arief Hidayat, Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi PDI Perjuangan, yang menegaskan bahwa lahirnya sebuah Peraturan Daerah merupakan awal dari tanggung jawab bersama untuk memastikan regulasi tersebut dapat diterapkan secara efektif.

Menurut Arief Hidayat, keberadaan pesantren selama ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah Kabupaten Probolinggo. Selain menjadi pusat pendidikan agama Islam, pesantren juga berperan besar dalam membentuk karakter generasi muda, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, menjaga kerukunan masyarakat, hingga menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi umat.

Pengesahan Perda bukanlah garis akhir perjuangan kami. Justru setelah Perda disahkan, kami memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk memastikan seluruh ketentuan di dalamnya dapat dijalankan secara optimal. Fraksi PDI Perjuangan akan terus mengawal agar pesantren memperoleh perhatian yang layak melalui berbagai kebijakan pemerintah daerah, ujar Arief Hidayat.

Ia menjelaskan bahwa fungsi DPRD tidak hanya sebatas membentuk regulasi, tetapi juga melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah serta memastikan dukungan anggaran yang memadai agar tujuan Perda benar-benar tercapai. Oleh karena itu, Fraksi PDI Perjuangan akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, organisasi keagamaan, para pengasuh pesantren, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal implementasi regulasi tersebut.

Arief Hidayat menambahkan bahwa penguatan pesantren harus dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah. Pesantren telah terbukti melahirkan generasi yang berakhlak mulia, memiliki jiwa nasionalisme, serta mampu berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat. Dengan dukungan regulasi yang kuat, pesantren diharapkan semakin berkembang, mandiri, dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan juga mendorong agar program-program pengembangan pesantren dapat terintegrasi dengan kebijakan pembangunan daerah, baik melalui peningkatan kualitas sarana dan prasarana, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, hingga penguatan program pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Fraksi PDI Perjuangan meyakini bahwa kemajuan pesantren merupakan bagian dari kemajuan daerah. Oleh sebab itu, seluruh proses pelaksanaan Perda akan terus dikawal melalui mekanisme pengawasan DPRD agar setiap program yang dilaksanakan benar-benar berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Pengawasan tersebut juga menjadi bentuk tanggung jawab politik Fraksi PDI Perjuangan kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo H. Khairul Anam, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembentukan regulasi tersebut. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo berharap semangat gotong royong antara pemerintah, DPRD, pesantren, dan masyarakat terus terjalin sehingga cita-cita mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang maju, religius, berkeadilan, dan sejahtera dapat diwujudkan bersama.

Sebagai partai yang lahir dari semangat perjuangan rakyat, PDI Perjuangan berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Penguatan pesantren merupakan salah satu bentuk nyata keberpihakan tersebut, mengingat pesantren telah memberikan kontribusi besar dalam membangun karakter bangsa, memperkuat persatuan, serta mencetak generasi penerus yang memiliki akhlak, ilmu pengetahuan, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Melalui komitmen tersebut, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Probolinggo menegaskan bahwa perjuangan tidak berhenti pada pengesahan Peraturan Daerah. Justru setelah regulasi ditetapkan, seluruh jajaran Fraksi PDI Perjuangan akan terus mengawal implementasinya agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh pesantren dan masyarakat Kabupaten Probolinggo.